Menanam Dan Pemeliharaan Benih Bibit Durian

Advertisements

Menanam Dan Pemeliharaan Benih Bibit Durian – Saat membudidayakan tanaman durian, setiap fase atau setiap proses itu perlu dilakukan pemeliharaan dengan tepat. Tujuan pemeliharaan yang tepat adalah untuk menghasilkan buah durian yang berkualitas. Salah satu fase yang harus dilakukan pemeliharaan saat membudidayakan tanaman durian adalah saat fase pembenihan.

Benih merupakan penentu bagaimana durian yang akan dihasilkan. Apabila benih yang dipakai merupakan benih yang berkualitas maka hasilnya juga akan berkualitas. Begitu pula sebaliknya, apabila benih yang dipakai untuk penanaman merupakan benih yang tidak berkualitas maka hasilnya juga tidak akan berkualitas.

Saat sudah mendapatkan benih yang berkualitas, selanjutnya benih tersebut dapat dipelihara. Pemeliharaan benih harus dilakukan agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Memelihara benih dengan memelihara tanaman durian dewasa sebenarnya sama saja.

Advertisements

Menanam Dan Pemeliharaan Benih Bibit Durian

Menanam Dan Pemeliharaan Benih Bibit Durian

Namun, dalam melakukan pemeliharaan benih, ada beberapa hal yang tidak dilakukan saat pemeliharaan tanaman durian dewasa.

Di dalam memelihara benih durian, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Dan diantaranya adalah sebagai berikut.

Aklimatisasi benih durian

Saat benih sudah sampai di tempat tujuan, benih tersebut harus langsung di aklimatisasi. Aklimatisasi adalah mengondisikan benih durian saat sudah sampai di tempat tujuan.Tulisan lain 14 Jenis Varietas Durian Lokal Unggul Harga Mahal

Tujuan melakukan aklimatisasi adalah supaya benih tidak stres melakukan perjalanan dari tempat penangkaran hingga ke tempat tujuan. Cara melakukan aklimatisasi benih adalah sebagai berikut.

  1. Benih ditempat di bawah naungan paranet dengan cara disusun secara rapat.
  2. Benih lalu disiram dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Penyiraman ini dilakukan hingga satu minggu pertama saja. Setelah seminggu berlalu, penyiraman dapat dilakukan setiap pagi atau setiap sore saja.

Melakukan pergantian media benih Durian

Saat membeli benih, benih tersebut sudah ada pada suatu media. Namun, setelah sampai di tempat tujuan, sebaiknya media benih tersebut dapat diganti. Penggantian media benih bertujuan agar media baru dapat memenuhi volume media benih sebelumnya. Dengan begitu, pertumbuhan tanaman dapat optimal.Tulisan terkait Doyan Buah Durian Ini 7 Fakta Uniknya

Untuk melakukan pergantian media benih, ada beberapa tahap yang dapat dilakukan. Dan diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Pertama, siapkan terlebih dahulu media tanam. Media tanam yang dipakai berupa sekam, cocpeat, atau media lainnya.
  • Setelah itu, siapkan juga polibag.
  • Media tanam dapat dimasukkan ke dalm polibag hingga satu per tiga bagian polibag.
  • Benih yang akan dipindahkan dapat dipersiapkan terlebih dahulu.
  • Setelah itu, benih yang akan dipindahkan dapat dilepaskan dari polibagnya. Lepaslah benih dari polibagnya secara hati-hati supaya benih tidak rusak.
  • Akar tunggang yang tumbuh melingkar dan panjang sebaiknya dipotong.
  • Benih dapat dimasukkan ke dalam polibag yang sudah berisi dengan media tanam tepat di bagian tengahnya.
  • Tutup dengan menggunakan tanah hingga benar-benar padat.
  • Siram benih tersebut.

Itulah cara melakukan pergantian media benih. Pergantian media benih ini perlu dilakukan supaya pertumbuhan tanaman durian tidak terhambat dan dapat berjalan dengan lancar.Inilah Menanam Dan Pemeliharaan Benih Bibit Durian jangan lupa baca juga Cara Perawatan Bibit Durian Supaya Cepat Besar Subur

Advertisements

Tinggalkan Balasan