CARA MEMBUAT KARYA SENI DARI LIMBAH KAYU

Advertisements
KERIS
WARONGKO JUMBO KARYA MBAH.BARNI

Siapa sangka berawal dari sisa kayu yang tak terpakai dan mungkin kita beranggapan kalau limbah kayu tadi hanya bisa di gunakan untuk kayu bakar.ternyata di tangan mbah BARNI  se orang kakek beralamatkan  di ds.kadipaten ponorogo limbah kayu tersebut bisa di sulap menjadi subuah karya seni yang bernilai jual tinggi.tidak sedikit karya seni dari mbah Barni di bawa ke luar pulau jawa,bahkan ada juga yang di bawa ke mancanegara. karya dari mbah Barni meliputi meja dari bonggol jati,warongko keris(wadah untuk keris),tumbak,pedang dll.beliau memilah jenis kayu dan tekstur kayu sesuai dengan keuletandan kekerasan yang di butuhkan untuk sebuah karya seni,misal untuk meja beliau memilih bonggol jati,kalo untuk pembuatan warongko mbah barni memilih kayu yang bertekstur padat,kerasdan ulet,semisal kayu timoho,tekik,atau walikukun,dari ketiga jenis kayu ini yang paling bagus adalah kayu tekik akan tetapi pada saat ini sudah sulit di dapatkan.disini saya akan mengulas tentang bagaimana cara pembuatan warongko keris,yang perlu kita perhatikan disini ialah mengetauhai karakter pusakanya dulu,karena dalam pembuatan warongko pusaka ada pakemnya menurut jenis pusaka dan dari man asalnya,setiap daerah akan berbeda corak dan karakternya.ada 2 jenis warongko  jenis ladrang dan gayaman.yang harus di siapkan dalam pembuatan warongko antara lain:

ALAT DAN BAHAN YANG HARUS DISIAPKAN:

  • kayu boleh salah satu dari ketiga jenis yang di sebut di atas.
  • lem kayu.
  • 1 set tatah ukir.
  • gergaji.
  • pisau.
  • palu.
  • kertas gosok atau amplas.
  • penggaris dan tidak lupa pensilnya.

CARA MEMBUATNYA:

Advertisements

Potong kayu sesuai ukuran  keris,lalu kita bikin titik tengah untuk lubang kerisnya,bikin juga pola bagian godongan,angkup,janggut,dan pidakan,setelah pola jadi lanjut dengan proses pemotongan dan pahat,setelah terbentuk kita lubang sesuai ukuran masuknya keris,lalu gosok dengan amplas hingga halus.setelah itu proses pengeleman lalu jemur kurang lebih 3-4 jam,jika sudah kering warongko bisa di warna dengan plitur sesuai warna yang di inginkan.jika semua proses kita lalui tinggal pemasangan bagian karah,mendok dan mendaknya.

Mungkin ini sedikit informasi tentang pengolahan limbah kayu semoga bermanfaat.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan