Berikut Teknik Budidaya Tanaman Padi Yang Baik Dan Benar

Advertisements

Tanaman padi merupakan tanaman pokok yang wajib di tanam di Indonesia, kenapa demikian? karena tanaman padi inilah yang bisa menghasilkan beras, sedangkan beras merupakan salah satu makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Bahkan semakin hari permintaan pasar untuk beras semakin meningkat, berarti itu tandanya menanam padi merupakan bisnis yang prospek atau menjanjikan.

Terutama untuk generasi muda ada baiknya jika mau belajar menanam padi, karena sekarang sedikit sekali kaum generasi muda yang berminat menekuni dunia pertanian. Bayangkan apa jadinya jika profesi petani tidak ada yang meneruskan, mungkin 10 tahun yang akan datang kita akan ketergantungan impor bahan makan. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi bagaimana teknik budidaya tanaman padi yang baik dan benar.

Ada beberapa langkah yang harus di pahami dalam budidaya tanaman padi antara lain:

Advertisements
  1. Pengolahan tanah
  2. Persemaian
  3. Penanaman
  4. Penyiangan
  5. Pemupukan
  6. Pengendalian hama dan penyakit

1. Pengolahan Tanah

Proses pengolahan tanah dibagi menjadi 2 tahap yaitu :

  • Pengolahan tanah tahap pertama : Penebasan rumput dengan menggunakan parang kemudian di kumpulkan jadi satu kemudian di bakar, selanjutnya ratakan tanah tersebut.
  • Pengolahan tanah tahap kedua : Selanjutnya tanah di Genangi air kemudian lakukan pembajakan. Setelah selesai di bajak tanah kembali di genangi air dengan ketinggian sekitar 5 – 10 cm diamkan selama bebrapa hari.

2. Persemaian

  1. Silahkan pilih bibit unggul agar hasil panen nantinya bisa maksimal.
  2. Buat guludan untuk tempat persemaian.
  3. Selanjutnya semai bibit, kemudian taburi dengan campuran tanah halus dan abu sekam.
  4. Untuk menghindari hama sebaiknya campur bibit dengan insektisida dan juga kasih fungisida agar terhindar dari jamur.

3. Penanaman

Setelah usia bibit mencapai 21 hari saatnya menginjak ke proses selanjutnya yaitu proses penanaman, gunakan sistem jajar legowo 2:1 atau 4:1. keuntungan menanam padi dengan menggunakan sistem jajar legowo ini cenderung hasil panen akan semakin meningkat.

sedangkan waktu tanam ideal di lakukan pada bulan berikut :

  1. penanaman pertama di lakukan di pertengahan oktober sampai awal november
  2. penanaman kedua di lakukan di pertengahan maret sampai awal april

4. Penyiangan

Untuk penyiangan bisa di lakukan 2 kali selama musim tanam yaitu :

  1. penyiangan pertama di lakukan pada usia tanam 3 minggu
  2. penyiangan kedua di lakuakan pada usia tanam 6 minggu

Penyiangan bisa di lakukan dengan cara manual ( mencabut rumput dengan tangan, lalu di pendam dalam tanah), atau bisa juga di lakukan dengan menggunakan alat siang ( garuk)

5. Pemupukan

Pemupukan tanaman padi di lakukan secara berimbang, pupuk yang di gunakan untuk tanaman padi bermacam macam sesuai dengan kebutuhan tanaman, mulai dari pupuk Urea, Npk, Sp36  dan lain lain. Selain itu anda juga bisa menggunakan pupuk orgnik hayati. Cara pemupukan di lakukan dengan cara menyebarkan ke area persawahan.

6.Pengendalian hama dan penyakit

Hama yang biasanya menyerang tanaman padi ialah : walang sangit, tikus, wereng coklat, orong orong dan lain lain. hama tersebut dapat di kendalikan dengan cara menjaga kebersihan lahan, selain itu anda juga bisa menyemprotkan cairan urine kelinci di sekitar area persawahan untuk caranya sebagai berikut:

  • Silahkan ambil 1 liter urine kelinci
  • Kemudian campur dengan 10 liter air dan aduk hingga tercampur
  • Semprotkan pada tanaman padi dan sekitar area persawahan
  • lakukan secara berkala 3 hari sekali di waktu sore hari

Demikian dari saya semoga bermanfaat bagi saudara.

Advertisements

Tinggalkan Balasan